Coba anda hubungkan baterai 1,5 V ke LED (bisa LED biasa atau LED yang super bright), kira-kira LED tadi menyala tidak.....? pasti jawabannya tidak menyala, kenapa? karena voltase baterai belum mampu mendrive tegangan LED. Lantas gimana caranya kita bisa menghidupkan lampu LED tadi hanya dengan 1 baterai 1,5 V....?
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 Januari 2013
Rabu, 09 Januari 2013
Membuat Running Text Dengan Dot Matrix
Ok sambil menunggu seminar skripsi iseng-iseng nambah lagi postingan di blog ini. Meneruskan teknik scaning pada postingan sebelumnya yaitu menampilkan data dengan 7 segment kita akan memanfaatkan teknik scaning ini untuk membuat running text dengan dot matrix. Bongkar file lagi deh dikompi....untung masih ada...jadi inget dulu butuh waktu hampir 1 bulanan untuk mengerti bagaimana cara kerja sampai membuat dot matriks ini. Sebelumnya kita perlu mengetahui prinsip kerja dari dot matrik terlebih dahulu. Lihat gambar dibawah ini
di
10.17
Senin, 07 Januari 2013
Menampilkan data dengan 7 segment
Bingung nch mau ngapain minggu-minggu menunggu seminar skripsi akhirnya teringat ada temen kampus yang tanya tentang 7 segment mulai dech membongkar file-file di komputer tentang 7 segment yang udah sy buat dulu. ok sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu seven segment. Ringkasnya 7 segment merupakan komponen yang berfungsi sebagai penampil karakter angka dan karakter huruf. 7 segment tersusun atas led-led. lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelasnya.
di
23.50
Kamis, 13 Desember 2012
Kamis, 26 Juli 2012
Senin, 09 Juli 2012
Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) part #2
Tak sedikit peneliti Indonesia yang lebih suka berkarir dan bekerja di luar negeri ketimbang di dalam negeri. Sebab, di luar negeri lebih menjanjikan. Tapi, itu tak berlaku bagi Warsito P. Taruno.
Semula, Warsito merupakan salah seorang peneliti Indonesia yang berkarir di Shizuoka University, Jepang. Di kampus tersebut, pria 54 tahun (note: mestinya 45 tahun) itu juga menjadi salah seorang dosen. Selama berada di Jepang, hidup Warsito lebih dari cukup. Apalagi, pemerintah di sana sangat memperhatikan dan menghargai para peneliti.
di
14.55
Kamis, 21 Juni 2012
Jumat, 16 Desember 2011
Kendali Kecepatan Kipas Menggunakan Mikrokontroler dan Sensor Suhu LM35
Postingan kali ini berjudul Kendali Kecepatan Kipas Menggunakan Mikrokontroler dan Sensor Suhu LM35. Proyek kali ini yaitu kita akan mengatur kecepatan putar kipas berdasarkan sensor suhu LM35. Ketika suhu yang diterima sensor suhu LM35 tinggi maka kecepatan putar kipas akan tinggi, ketika suhu menurun maka kecepatan putar kipas juga akan menurun. Untuk skematiknya bisa dilihat dibawah ini:
di
17.46
Selasa, 06 Desember 2011
Lampu Cepat Tepat Dengan Mikrokontroler
Setelah pada postingan sebelumnya membuat lampu cepat tepat dengan menggunakan PLC, pada postingan ini saya tertarik untuk membuat lampu cepat tepat atau bel kuis menggunakan mikrokontroler.
di
17.29
Kamis, 02 Juni 2011
Membuat Sensor Suhu dengan LM35 dan mikrokontroler ATmega8535
Sensor suhu LM35 adalah komponen elektronika yang memiliki fungsi untuk mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik dalam bentuk tegangan. Sensor Suhu LM35 yang dipakai dalam penelitian ini berupa komponen elektronika elektronika yang diproduksi oleh National Semiconductor. LM35 memiliki keakuratan tinggi dan kemudahan perancangan jika dibandingkan dengan sensor suhu yang lain, LM35 juga mempunyai keluaran impedansi yang rendah dan linieritas yang tinggi sehingga dapat dengan mudah dihubungkan dengan rangkaian kendali khusus serta tidak memerlukan penyetelan lanjutan.
Meskipun tegangan sensor ini dapat mencapai 30 volt akan tetapi yang diberikan kesensor adalah sebesar 5 volt, sehingga dapat digunakan dengan catu daya tunggal dengan ketentuan bahwa LM35 hanya membutuhkan arus sebesar 60 µA hal ini berarti LM35 mempunyai kemampuan menghasilkan panas (self-heating) dari sensor yang dapat menyebabkan kesalahan pembacaan yang rendah yaitu kurang dari 0,5 ºC pada suhu 25 ºC .
Gambar diatas menunjukan bentuk dari LM35 tampak depan dan tampak bawah. 3 pin LM35 menujukan fungsi masing-masing pin diantaranya, pin 1 berfungsi sebagai sumber tegangan kerja dari LM35, pin 2 atau tengah digunakan sebagai tegangan keluaran atau Vout dengan jangkauan kerja dari 0 Volt sampai dengan 1,5 Volt dengan tegangan operasi sensor LM35 yang dapat digunakan antar 4 Volt sampai 30 Volt. Keluaran sensor ini akan naik sebesar 10 mV setiap derajad celcius sehingga diperoleh persamaan sebagai berikut :
VLM35 = Suhu* 10 mV
Secara prinsip sensor akan melakukan penginderaan pada saat perubahan suhu setiap suhu 1 ºC akan menunjukan tegangan sebesar 10 mV. Pada penempatannya LM35 dapat ditempelkan dengan perekat atau dapat pula disemen pada permukaan akan tetapi suhunya akan sedikit berkurang sekitar 0,01 ºC karena terserap pada suhu permukaan tersebut. Dengan cara seperti ini diharapkan selisih antara suhu udara dan suhu permukaan dapat dideteksi oleh sensor LM35 sama dengan suhu disekitarnya, jika suhu udara disekitarnya jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah dari suhu permukaan, maka LM35 berada pada suhu permukaan dan suhu udara disekitarnya .
Jarak yang jauh diperlukan penghubung yang tidak terpengaruh oleh interferensi dari luar, dengan demikian digunakan kabel selubung yang ditanahkan sehingga dapat bertindak sebagai suatu antenna penerima dan simpangan didalamnya, juga dapat bertindak sebagai perata arus yang mengkoreksi pada kasus yang sedemikian, dengan mengunakan metode bypass kapasitor dari Vin untuk ditanahkan. Berikut ini adalah karakteristik dari sensor LM35.
1. Memiliki sensitivitas suhu, dengan faktor skala linier antara tegangan dan suhu 10 mVolt/ºC, sehingga dapat dikalibrasi langsung dalam celcius.
2. Memiliki ketepatan atau akurasi kalibrasi yaitu 0,5ºC pada suhu 25 ºC seperti terlihat pada gambar 2.2.
3. Memiliki jangkauan maksimal operasi suhu antara -55 ºC sampai +150 ºC.
4. Bekerja pada tegangan 4 sampai 30 volt.
5. Memiliki arus rendah yaitu kurang dari 60 µA.
6. Memiliki pemanasan sendiri yang rendah (low-heating) yaitu kurang dari 0,1 ºC pada udara diam.
7. Memiliki impedansi keluaran yang rendah yaitu 0,1 W untuk beban 1 mA.
8. Memiliki ketidaklinieran hanya sekitar ± ¼ ºC.
Gambar berikut adalah blok sederhana untuk mengilustasikan koneksi antara modul LM35 dengan mikrokontroler AVR ATmega. Pin output LM 35 di hubungkan ke pin A0 mikrokontroler. GND keduanya harus dipastikan terhubung agar memiliki referensi tegangan yang sama. Jika keduanya menggunakan catu daya yang sama, maka hal ini tidak perlu dikhawatirkan lagi karena pasti GND-nya sudah menjadi satu.
Program membaca data sensor melalui kaki ADC0. Data hasil konversi ADC tersebut kemudian dikalkulasi untuk mendapatkan nilai suhu terukur. Selanjutnya, mikro mengirimkan data ADC dan SUHU ke port serial. Tidak sulit bukan. untuk program akan saya lanjutkan kemuadian
download datasheet lm35: http://www.ziddu.com/download/15212301/LM35.pdf.html
di
11.28
Rabu, 01 Juni 2011
Rabu, 25 Mei 2011
Membuat Variabel Adaptor dengan IC Regulator LM317
Jika kita sering membuat rangkaian elektronika pasti kita butuh yang namanya power supply. Dipasaran sudah banyak juga dijual berbagai macam jenis power supply ini. Tapi masalahnya bagaimana jika kita membutuhkan tegangan yang berbeda-beda untuk berbagai jenis rangkaian.
di
23.51
Selasa, 24 Mei 2011
Mengenal IC Timer 555
Di dalam dunia elektronika, baik analog maupun digital, IC 555 sangat banyak dijumpai sebagai komponen utama pewaktu (timer) dan pembangkit pulsa (pulse generator). Hal ini disebabkan karena selain harganya yang murah, juga karena IC 555 sangat mudah dalam perancangan dan stabil saat digunakan.
di
13.50
Kamis, 19 Mei 2011
Cara Memakai Sensor Ultrasonik Ping dengan mikrokontroler ATmega8535
Ping))) Ultrasonic Range Finder, adalah modul pengukur jarak dengan ultrasonic buatan Paralax Inc. yang didesain khusus untuk teknologi robotika. Dengan ukurannya yang cukup kecil (2,1cm x 4,5cm), sensor seharga 300 ribu rupiah ini dapat mengukur jarak antara 3 cm sampai 300 cm. Keluaran dari Ping))) berupa pulsa yang lebarnya merepresentasikan jarak. Lebar pulsanya bervariasi dari 115 uS sampai 18,5 mS.
Pada dasanya, Ping))) terdiri dari sebuah chip pembangkit sinyal 40KHz, sebuah speaker ultrasonik dan sebuah mikropon ultrasonik. Speaker ultrasonik mengubah sinyal 40 KHz menjadi suara sementara mikropon ultrasonik berfungsi untuk mendeteksi pantulan suaranya. Pada modul Ping))) terdapat 3 pin yang
di
09.29
Rabu, 11 Mei 2011
Membuat indikator level Tegangan dengan IC LM 3914
Rangkaian Indikator level tegangan adalah suatu rangkaian yang digunakan untuk mengukur level tegangan battery / accu. Komponen utama dari rangkaian indikator level baterai ini adalah sebuah IC LM3914. LM 3914 pada “rangkaian indikator level baterai” adalah sebuah IC monolitik yang mendeteksi tegangan analog, dan menggerakan 10 LEDyang menghasilkan tampilan analog secara linier terhadap tegangan input yang diberikan. IC LM 3914 adalah IC yang mudah kita dapatkan dipasaran dan tidak mahal. IC LM3914 pada rangkaian indikator level baterai ini sering kita jumpai pada
di
14.55
Langganan:
Komentar (Atom)









